Launching Program Ajengan Masuk Sekolah (AMS) Tahun 2020 Lebih Meriah

Posted by Operator Disdik | 2020-03-10 21:19:19 | 172 kali dibaca

Image

by Operator Disdik 2020-03-10 21:19:19 172

Bupati Kabupaten Pangandaran H. Jeje Wiradinata, secara resmi me-launching program Ajengan Masuk Sekolah (AMS)  Tahun 2020 di Hotel Pantai Indah Pangandaran Bersama 815 orang Ajengan, Senin 09 Februari 2020.

Dalam sambutanya Jeje menyampaikan bagaimana pemerintah daerah bersama tokoh alim ulama dapat melahirkan konsep-konsep kebijakan yang dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan masyarakat di Kabupaten Pangandaran.

Membangun jalan, membangun rumah sakit dan menata pantai di pangandaran bisa dikatakan mudah dan bisa langsung dirasakan dampaknya pada saat itu juga, asalkan ada kemauan dari pemerintah daerah itu sendiri, namun beda dengan membangun pendidikan karakter yang tak bisa dirasakan langsung manfaatnya, minimal 20 Tahun kedepan kita akan merasakan manfaat dari program Pendidikan karakter tersebut, nantinya kita juga akan adakan evaluasi minimal 3 bulan sekali, supaya lebih baik lagi bagi para Ajengan Masuk Sekolah (AMS); Pungkasnya

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pangandaran H. Surman mengatakan, pada tahun lalu ada 804 orang Ajengan yang masuk ke sekolah-sekolah dan kini bertambah menjadi 815 orang Ajengan.

“Penambahan ini dikarenakan adanya penambahan rombongan belajar (Rombel) di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP)”

Pangandaran yang menjadi tujuan wisata dunia tentu tidak hanya wisatawan lokal yang datang ke Pangandaran, tentu turis dari berbagai negara datang ke pangandaran dan membawa dampak negatif, maka dengan adanya Ajengan Masuk Sekolah (AMS)  dapat menyaring dampak negatif tersebut.;pungkasnya

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pangandaran, KH. Otong menambahkan harapan kedepan, kita inginkan ada pertemuan atau kumpulan bagi para Ajengan Masuk Sekolah (AMS) di setiap Kecamatan.

“untuk mendiskusikan bagaimana pola pembelajaran di sekolah, salah satunya  yang paling penting disampaikan adalah tentang akhlak”, jadi tujuan utama Pendidikan karakter minimal pondasi Agama.